FUNGSI SASTRA DALAM MEMBANGUN KESADARAN

Authors

  • M. Howailid Universitas Wijaya Kusuma, Surabaya Author

Keywords:

Sociology of literature; Human awareness; Social criticism.

Abstract

Literature functions as a dynamic social document that 
reproduces existential experiences and societal conflicts, 
including structural inequality, discrimination, and collective 
trauma. This study aims to describe literary reflections on the 
realities of human life through a critique of injustice; analyze the 
mechanisms of empathy development through conflict and 
trauma; and demonstrate literature's contribution as a moral 
transformation that strengthens social awareness. A qualitative 
approach using literature review and content analysis of 
Swingewood and Ratna's sociology of literature was used. 
Primary data were from the novel Malam Seribu Jahanam 
(Paramaditha, 2023), the poetry of Cak Nun (2016), and 
Merdeka Karena Hati (Fuadi, 2019); secondary data were from 
the 
journal 2025. Descriptive-analytical analysis with 
triangulation focused on intrinsic elements and extrinsic 
functions. Literature has educational, reflective, socially critical, 
emancipatory, and empathetic functions to build human 
awareness. Representation is through characters with inner 
conflict (70%), themes of suffering (85%), repressive settings 
(60%), and emotional metaphors (90%). In a socio-educational 
context, literature is relevant for awareness-raising (80%) and 
the Independent Curriculum, integrated as character-building 
material.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Antika, N. (2025). Konteks dan nilai sosial dalam antologi cerpen Di Dalam

Lembah Kehidupan karya Hamka: Sosiologi sastra Ian Watt [Skripsi,

Universitas Negeri Makassar]. https://lib.unm.ac.id

Azhahra, V. R. (2025). Refleksi sosial dalam novel Malam Seribu Jahanam karya

Intan Paramaditha: Sosiologi sastra Alan Swingewood [Tesis sarjana, UIN

Sunan Ampel]. http://digilib.uinsa.ac.id/78760/

Charmilasari, C., & Juni, T. W. (2023). Sastra untuk Mengembangkan Kesadaran

Kemanusiaan Siswa. Jurnal Dieksis Id, 3(2), 99-111.

Febrianti, K. M. (2024). Peran Pedagogi Kritis Untuk Membangun Kesadaran

Sosial Dalam Pembelajaran Bahasa Dan Sastra. Pedalitra: Prosiding Pedagogi,

Linguistik, dan Sastra, 4(1), 306-314.

Fuadi, A. (2019). Merdeka sejak hati. Gramedia Pustaka Utama.

Maâ, I. (2020). Peran sastra dalam membangun karakter bangsa (Perspektif

Pendidikan Islam). Titian: Jurnal Ilmu Humaniora, 4(2), 172-188.

Mardatillah, R. (2023). Manifestasi Nilai-Nilai Kemanusiaan Dalam Puisi Joko

Pinurbo Tentang Pandemi Covid-19: Manifestation Of Human Values In Joko Pinurbo's Poetry About The Covid-19 Pandemic. Aufklarung: Jurnal

Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, Dan Pembelajarannya, 2(5), 1-9.

Noho, D. (2025). Refleksi sosial dalam puisi "Seribu Masjid Satu Jumlahnya" karya

Cak Nun (Kajian sosiologi sastra Swingewood). Kopula: Jurnal

Kependidikan

Bahasa

dan

Kesusastraan,

7(2),

415-428

https://doi.org/10.29303/kopula.v7i2.7130

Paramaditha, I. (2023). Malam seribu jahanam. Gramedia Pustaka Utama.

Rahmawati, D., & Prasetya, R. (2025). Peran sastra dalam pendidikan karakter di

sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 24(1), 50-65.

Ratna, N. K. (2003). Paradigma sosiologi sastra. Pustaka Pelajar.

Sartika, D. (2025). Relevansi kritik sosial dalam novel Merdeka sejak hati karya

Ahmad Fuadi terhadap pembelajaran sastra di SMA. Literasi: Jurnal Ilmiah

Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah, 15(1), 99-109.

https://journal.unpas.ac.id/index.php/literasi/article/view/18994

Taufiqi, A. R., Subandiyah, H., & Fanani, U. Z. (2024). Integrasi Nilai Kepedulian

Sosial Dalam Pembelajaran Sastra. LANGUAGE: Jurnal Inovasi

Pendidikan Bahasa dan Sastra, 4(3), 111-120.

Downloads

Published

2026-02-04

Issue

Section

Articles