DINAMIKA EKONOMI INFORMAL: STUDI KASUS PEDAGANG PASAR TRADISIONAL DI KOTA X
Isi Artikel Utama
Abstrak
Sektor ekonomi informal di Indonesia merupakan sektor penting di mana para pekerjanya tidak memiliki perlindungan hukum formal dan bekerja secara mandiri atau dengan bantuan buruh harian lepas. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika ekonomi informal pedagang pasar tradisional di Kota X, memberikan manfaat akademis, praktis, dan kebijakan publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif untuk memahami dinamika, pola, jaringan sosial, dan faktor-faktor di pasar tradisional. Ukuran sampel adalah 100-200 responden, dengan 15-30 informan kunci termasuk pedagang senior, pengelola pasar, perwakilan pemasok, dan pelanggan tetap. Penelitian menunjukkan bahwa ekonomi informal di Indonesia, yang didominasi oleh usaha mikro dan kecil, berperan penting dalam menyerap tenaga kerja lebih dari 59% pada 2025. Usaha informal mengandalkan modal sendiri, pinjaman sosial, dan jaringan kepercayaan sebagai modal sosial utama. Ekonomi informal dan pasar tradisional sangat penting bagi perekonomian lokal dan nasional. Ekonomi informal dicirikan oleh usaha mikro dan kecil yang fleksibel, bergantung pada modal dan jaringan sosial yang terbatas, dan berkontribusi signifikan terhadap lapangan kerja.
##plugins.themes.bootstrap3.displayStats.downloads##
Rincian Artikel
Terbitan
Bagian

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Referensi
AMBARWATI, R. M. D. (2017). Dinamika Pergeseran Ruang Sosial Pedagang Kaki Lima (Studi Kasus: Pedagang di Arena Lenggang Jakarta, Monas) (Doctoral dissertation, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA).
Cahyono, A. S. (2016). Pengaruh Media Sosial Terhadap Perubahan Sosial Masyarakat di Indonesia. Publiciana, 9(1).
Hasibuan, N. A. (2017). Analisis Dampak Relokasi Pasar Tradisional Terhadap Pendapatan Pedagang Sebelum dan Sesudah Relokasi Ke Pasar Induk di Kota Medan (Studi Kasus Pasar Sutomo Medan). UIN Sumatera Utara.
Nugrahapsari, R. A., & Arsanti, I. W. (2018). Analisis Volatilitas Harga Cabai Keriting di Indonesia dengan Pendekatan ARCH GARCH. Jurnal Agro Ekonomi, 36(1), 25. https://doi.org/10.21082/jae.v36n1.2018.25-37
Nugroho, F. A. (2010). Penataan sektor informal di belakang kampus uns (Studi kasus dampak sosial ekonomi pada pedagang di pasar Panggungrejo Jebres, Surakarta).
Putra1, R. K., & Indriana, H. (2024). Peran Pemerintah Daerah Dalam Mendorong Keberhasilan UMKM di Kabupaten Bogor. Risalah Kebijakan Pertanian Dan Lingkungan, 11(03).
Rianto, S., Zulgani, Z., & Prihanto, P. H. (2020). Analisis Pengaruh Modal Usaha, Umur, Pendidikan dan Jam Kerja Terhadap Pendapatan Pedagang Pasar Tradisional di Desa Sungai Saren Kecamatan Bram Itam Kabupaten Tanjung Jabung Barat. E-Jurnal Ekonomi Sumberdaya Dan Lingkungan, 9(3), 137–146. https://doi.org/10.22437/jels.v9i3.11956
Saputra, S., Vereysita, S., Gouwtami, M., Lathifah, T., & Andayani, M. (2024). Dinamika Minat Beli Konsumen: Peran Kualitas Produk dan Promosi yang Efektif di Shopee. Manajemen : Jurnal Ekonomi, 06(02), 248–260. https://doi.org/https://doi.org/10.36985/ydx6d166
Sunrawali, A. U. S. A. N. (2022). Digital marketing dalam pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah. KINERJA, Vol 19, No 1 (2022): Februari, 170–182.
Urika. (2022). Dampak dan Strategi Pedagang Pasar Tradisional Dimasa Pandemi Covid-19 (Studi Kasus Pada Pasar Badak Pandeglang). Jurnal Fakultas Ekonomi Dan Bisnis, 2(1), 91–102.
Hutagalung, L. A., Sihombing, B., Saragi, H. C., Purba, G. A., Nabi, O., & Lumbantobing, R. (2025). Deskripsi Dinamika Ekonomi Pedagang Kaki Lima:(Studi Kasus: Pedagang Kaki Lima Di Tarutung). WISSEN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 3(2), 64-77.
Saputra, I. Pola Relasi Patron-client Pedagang dan Karyawan Etnis Minang di Pasar Tradisional: Studi Kasus Pedagang Bumbu Pasar Tradisional di Kota Bekasi (Bachelor's thesis, Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta).