TANTANGAN IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN
Main Article Content
Abstract
The Independent Curriculum (Curriculum Merdeka) is asolution to the needs of 21st-century education, which demands students develop critical, creative, collaborative, and characterbuilding skills. This curriculum is designed to improve the quality of learning through a student-centered approach, differentiated learning, and strengthening the Pancasila Student Profile. This study aims to identify the challenges of implementing the Independent Curriculum in improving the quality of learning in educational institutions. The method used is a descriptive qualitative approach using documentation studies of research findings, scientific articles, and relevant educational policies. Data analysis was conducted using content analysis techniques to uncover key themes related to learning quality indicators, implementation obstacles, and their impact on educational quality. The results indicate that the implementation of the Independent Curriculum has significant potential to improve student engagement, creativity, and character. However, various challenges such as limited teacher understanding, disparities in infrastructure, and minimal policy support have resulted in suboptimal implementation. Therefore, it is necessary to improve teacher competency, provide equitable educational facilities, and adapt school management so that the Independent Curriculum caneffectively improve the quality of learning in Indonesia.
Downloads
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
References
Cholilah, S. (2023). Pengembangan Kurikulum Merdeka di satuan pendidikan: Tantangan dan strategi implementasi. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 10(2), 45-56.
Darmawan, D., & Winataputra, U. S. (2020). Pembelajaran abad ke-21 dan transformasi kurikulum nasional. Jakarta: Rajawali Pers. Dharmayana, I. N., Nugraheni, T., & Suwandi, P. (2012). Keterlibatan siswa dan prestasi belajar: Kajian psikologi pendidikan. Jurnal Psikopedagogia, 1(1), 6578.
Handayani, R. (2024). Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan tantangannya di sekolah dasar. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 9(1), 88102.
Hasibuan, A. R. G. (2024). Prinsip-prinsip pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Nasional, 12(3), 112-127.
Hidayat, M. (2024). Peningkatan kualitas pembelajaran melalui Kurikulum Merdeka. Jurnal Kependidikan, 18(4), 202-214.
Jamilah, S. (2013). Indikator proses pembelajaran berkualitas. Jurnal Pendidikan dan Evaluasi, 5(2), 33-42. Jannah, N. (2023). Problematika implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah. Jurnal Kajian Kebijakan Pendidikan, 4(3), 77-89.
Kurniawan, D. (2024). Kurikulum Merdeka dan peningkatan keterampilan abad ke-21. Jurnal Ilmu Pendidikan, 7(2), 145-158.
Lestari, A. (2023). Optimalisasi sarana prasarana dalam penerapan Kurikulum Merdeka. Jurnal Manajemen Pendidikan, 15(2), 55-70.
Monalisa, D., Putri, R., & Santosa, H. (2023). Tantangan guru dalam menerapkan Kurikulum Merdeka. Jurnal Inovasi Pembelajaran, 8(1), 91-104.
Nurhayati, S. (2022). Kesenjangan implementasi Kurikulum Merdeka dan dampaknya terhadap hasil belajar siswa. Jurnal Edukasi Indonesia, 6(4), 7889.
Prasetyo, A. (2013). Kualitas pembelajaran dalam perspektif pendidikan modern. Bandung: Alfabeta.
Putra, Y. (2024). Strategi implementasi efektif Kurikulum Merdeka di sekolah
menengah. Jurnal Manajemen dan Kepemimpinan Pendidikan, 9(3), 120-135.
Rahmawati, L., & dkk. (2024). Tantangan guru dan siswa dalam penerapan Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Indonesia, 11(1), 60-72.
Saputri, D. (2024). Hubungan karakter siswa dengan hasil belajar dalam konteks Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(2), 83-94.
Sari, N. (2024). Analisis literatur: Sarana dan prasarana dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Jurnal Analisis Kebijakan Pendidikan, 6(1), 98-110.
Supriyadi, T. (2024). Evaluasi pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Karakter, 9(2), 67-80.
Suryani, M. (2023). Kendala literasi digital dalam penerapan Kurikulum Merdeka berbasis projek. Jurnal Teknologi Pendidikan, 14(2), 99-112.
Wahyudin, D. (2022). Kurikulum Merdeka dalam perspektif pedagogik. Jurnal Kependidikan dan Pembelajaran, 7(1), 55-69.